Pringsewu, LensaPesisir.id - Sebanyak empat pimpinan Perguruan Tinggi dibawah naungan DR. Fauzi M. Jom. ME. Ak. CA melakukan kesepakatan bersama dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu.
Kesepakatan itu sebagai landasan kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan kompetensi jurnalistik, peningkatan publikasi ilmiah dan kelembagaan, program pelatihan, magang mahasiswa, serta penguatan literasi media di lingkungan kampus.
Penanda tangnanan MoU itu berlangsung Kamis (6/8/2026) di Aula Kampus IBN. Masing-masing ditanda tangani oleh empat pimpinan Perguruan Tinggi yakni Institut Bakti Nusantara (IBN), STIT Pringsewu, STEBI Tanggamus, dan STIT Multazam. Serta Ketua PWI Kabupaten Pringsewu Joko Sulistiyo.
Di saksikan Wakil Rektor II IBN Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Provinsi Lampung.
Usai itu berlanjut Pelatihan Dasar Jurnalistik bertajuk “Membangun Kompetensi Menulis Berita yang Akurat, Berimbang, Berkualitas, dan Beretika di Era Digital”. Menghadirkan dua narasumber dari Pengurus PWI Provinsi Lampung. Minizar dan M. Furqon.
Ketua PWI Pringsewu Joko Sulistiyo menyampaikan apresiasi kepada pihak Institut Bakti Nusantara dan seluruh perguruan tinggi yang telah menjalin kemitraan strategis dengan PWI yang telah terjalin baik selama ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terbangun dengan Institut Bakti Nusantara dan terus berkembang hingga hari ini bersama STIT Pringsewu, STEBI Tanggamus, dan STIT Multazam,"ujarnya.
Joko Sulistiyo menuturkan, sinergi tersebut membuktikan bahwa dunia pers dan perguruan tinggi memiliki tujuan yang sama, yaitu mencerdaskan masyarakat melalui penyebaran informasi yang berkualitas, akurat, dan beretika.
"Kami berharap kerja sama ini terus berkembang melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan peningkatan kompetensi jurnalistik bagi mahasiswa maupun dosen,”harap Sulistiyo.
Mewakili Rektor Institut Bakti Nusantara, Wakil Rektor II Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM. menegaskan bahwa kemampuan jurnalistik telah menjadi kompetensi penting bagi sivitas akademika di era transformasi digital.
Menurutnya, Perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga harus mampu mengomunikasikan setiap capaian tersebut kepada publik melalui pemberitaan yang berkualitas.
"Oleh karena itu, kolaborasi bersama PWI menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, sekaligus memperkuat citra positif institusi di tingkat nasional maupun internasional,”ujar Miswan Gumanti.
Sementara itu Anggota DPD RI asal Dapil Lampung Almira Nabila Fauzi, B.Bus.Com, menilai literasi media merupakan salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh generasi muda dalam menghadapi derasnya arus informasi digital.
Menurutnya, di era digital saat ini, kemampuan menulis berita yang akurat dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang cerdas.
"Saya mengapresiasi kolaborasi antara Institut Bakti Nusantara, PWI, dan berbagai perguruan tinggi yang menghadirkan ruang pembelajaran bagi mahasiswa agar mampu menjadi penyampai informasi yang kritis, berintegritas, serta mampu melawan penyebaran hoaks melalui karya jurnalistik yang berkualitas,”ucap Almira Nabila Fauzi.(Pri)


