PRINGSEWU ,Lensapesisir.id- Dalam rangka melahirkan pemuda kreatif berjiwa entrepreneurship di era digital, Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu menggelar Pelatihan Kewirausahaan Digital Pemuda Tahun 2026. Kegiatan dua hari yang diikuti dua puluh peserta perwakilan dari komunitas pemuda ini digelar di RM Radja Pindang Andalas Resto, Dusun Tambahmulyo, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, pada Rabu, 2 September 2026.
Menurut Kepala Bidang Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Hendra Iskandar, S.S., kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pringsewu
melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, khususnya Bidang Kepemudaan, dalam meningkatkan kapasitas, kreativitas, keterampilan, kemandirian, dan daya saing pemuda di tengah perkembangan ekonomi digital.
"Kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam memberikan ruang dan kesempatan kepada pemuda untuk meningkatkan kompetensi, mengembangkan kreativitas, serta memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai peluang untuk membangun usaha dan menciptakan sumber penghasilan," ujarnya.
Kegiatan bertema 'Membangun Peluang Usaha di Era Ekonomi Digital Melalui Konten Video yang Kreatif dan Berdaya Jual', kata Hendra Iskandar, dipilih karena perkembangan teknologi digital dan media sosial saat
ini telah membuka peluang yang sangat luas bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas menjadi aktivitas ekonomi yang produktif. Konten video tidak lagi hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi media promosi, pemasaran, serta membangun personal branding. Melalui kegiatan ini, pihaknya mendorong pemuda agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta karya, pencipta peluang, dan pelaku ekonomi digital.
"Kegiatan ini dimaksudkan sebagai wadah peningkatan kapasitas dan keterampilan pemuda dalam bidang kewirausahaan digital, khususnya dalam pemanfaatan konten video sebagai sarana untuk membangun dan
mengembangkan peluang usaha, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan wawasan pemuda mengenai kewirausahaan digital, keterampilan membuat konten video yang kreatif dan bernilai jual, munculnya ide-ide usaha baru yang dapat dikembangkan melalui platform digital, meningkatnya kemampuan pemuda dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran," jelasnya.
Dengan demikian, lanjutnya, akan terbentuk jejaring pemuda kreatif dan calon wirausaha digital di Kabupaten Pringsewu, dan paling utama setelah kegiatan ini para peserta mampu mengubah kreativitas menjadi karya, karya menjadi konten, konten menjadi peluang, dan peluang menjadi usaha yang produktif. Pihaknya juga berharap para peserta nantinya tidak hanya mendapatkan manfaat untuk dirinya sendiri, tetapi mampu menularkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh kepada pemuda lainnya di wilayah masing-masing.
"Untuk narasumber, kami hadirkan Ketua HIPMI Pringsewu DROB Hakiki dengan meteri 'Tren Ekonomi Digital dan Peluang Bisnis Pemuda', Content Creator Husein NBJ dengan materi 'Menentukan Niche dan Personal Branding Yang Menghasilkan', Bagus Prasojo dengan materi 'Peluang Usaha Tanpa Modal (Affiliate Marketing, Content Creator, Jasa Digital, Reseller Digital Product) dan 'Strategi Mencari Produk dan Pasar yang Sedang Dibutuhkan', kemudian Albab Jannatul Firdaus dari Seputar Pringsewu dengan materi 'Formula Konten Viral dan yang menghasilkan Penjualan', serta Content Creator Nanda Aditya dengan materi ' Tehnik Membuat HOOK, Storytelling dan Call To Action, dan praktek Pengambilan Video dengan Smartphone produksi Konten Produk/Jasa, serta Editing Cepat Video menggunakan Aplikasi Editor," ungkapnya. (Pri)


